Intelligent Poka Yoke dan Solusi Artificial Intelligence Vision: Cara Jitu Meningkatkan Efisiensi dan Produktivitas di Lini Produksi

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape

Secara sederhana, Artificial Intelligence Vision (AI Vision) adalah bentuk kecerdasan yang menggabungkan beberapa disiplin ilmu, yaitu machine learning dan computer vision dimana keduanya merupakan bagian dari AI. Vision AI memiliki kemampuan dalam menganalisis gambar atau objek yang diamati sehingga dapat mengambil keputusan atau tindakan.

Dewasa ini, Vision AI sebagai pilar teknologi utama industri 4.0 banyak diimplementasikan hampir di seluruh sektor bisnis dan industri, mulai dari retail hingga manufaktur. Dari sekian banyak keunggulannya, Vision AI diantaranya dapat menganalisis kesalahan-kesalahan umum yang sering terjadi selama proses produksi berlangsung. Implementasinya memungkinkan proses berlangsung lebih cepat dan akurat sehingga dapat mencegah kesalahan dan mendeteksi kerusakan sedini mungkin, bukan lagi memperbaikinya.

Baru-baru ini, AWASIN meluncurkan solusi terbaru, Poka Yoke Intelligent System. Solusi ini merupakan suatu inovasi yang menggabungkan lean manufacturing dengan teknologi canggih AI Vision. Sistem ini diciptakan khusus untuk menangani faktor-faktor kesalahan dalam dunia produksi, bahkan mencegah kesalahannya jauh sebelum proses produksi itu berlangsung.

Intelligent Poka Yoke mengadopsi konsep poka yoke, teknik yang digunakan orang Jepang untuk menghindari kesalahan terjadi (misproofing) sehingga akan menghasilkan hasil akhir zero defect atau tanpa kesalahan sama sekali. Fitur utamanya kamera cerdas yang telah dilatih menggunakan algoritma khusus neural network dengan kemampuan mereplikasi penglihatan manusia untuk mengenali sekaligus memantau pergerakan tangan operator selama bekerja.

Yuk simak dulu video berikut:

Berbeda dengan traditional poka yoke yang biasanya memiliki sistem pengkabelan dan programming control yang rumit, intelligent poka yoke system jauh lebih praktis karena operator hanya perlu mengkalibrasi sistem, tidak perlu melakukan pemrograman ulang sehingga dapat mengurangi waktu pelatihan (reduced training time). Akurasinya yang tinggi serta terintegrasi dengan basis data, membuat sistem ini mampu mendeteksi kesalahan berakibat fatal yang disebabkan oleh faktor human error.

Architecture Topology

Dengan sistem sequencial, sistem ini mengharuskan operator mengambil komponen produksi pada bin yang dilengkapi dengan lampu indikator secara berurutan, lampu alarm akan berbunyi jika operator melakukan kesalahan dalam urutan pengambilan barang. Konsep hebat inilah yang memudahkan proses produksi dengan mencegah faktor-faktor kesalahannya terjadi. Membuat era digitalisasi industri manufaktur menjadi nyata seketika sebab mampu meningkatkan jumlah produksi dan menilai performa serta etos kerja operator secara efektif dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat
Ada yang bisa kami bantu?